Friday, 28 August 2015

NGERI !!, Bukan cuma kambing maupun banteng, Manusia juga ada yang bertanduk


Manusia bertanduk bukan cuma khayalan, beberapa kasus pernah dilaporkan dari berbagai penjuru dunia. Tentunya bukan tanduk sungguhan, melainkan cutaneous horn. Apa itu?

Dikutip dari emedicine, Jumat (28/8/2015), cutaneous horn merupakan diagnosis klinis untuk gundukan material tertentu yang membentuk kerucut di permukaan kulit. Bentuknya diibaratkan seperti tanduk mini. Sering pula disebut dengan istilah Latin cornu cutaneum.

Biasanya, cutaneous horn terbentuk oleh keratin, bahan yang sama dengan salah satu penyusun jaringan kulit dan kuku. Paling sering ditemukan di area yang terpapar sinar matahari seperti wajah, kepala, dan tangan. Dalam beberapa kasus, tanduk berukuran besar juga ditemukan di kaki.



Ukuran tanduk yang terbentuk bervariasi, mulai dari yang kecil seperti jerawat hingga yang ekstrem menyerupai tanduk pada binatang. Seorang nenek di China, Liang Xiuzhen (87) mengalami kasus ekstrem yakni tumbuh sebentuk cutaneous horn di atas kepala sehingga mirip tanduk unicorn.

Berbahayakah kondisi tersebut? Kadang-kadang tanduk jadi-jadian ini hanya menyebabkan rasa tidak nyaman. Namun pada 20 persen kasus, ditemukan berbagai jenis kanker kulit dan yang paling banyak adalah karsinoma sel squamosa. Risiko karsinoma meningkat menjadi 33 persen jika tanduk tumbuh di penis.

Untuk memastikan adanya kanker, biasanya perlu dilakukan biopsi. Dan jika positif, maka penanganannya disesuaikan dengan kondisi kankernya apakah sudah metastasis alias menyebar atau belum. Jika tidak disertai kanker, cutaneous horn bisa dipotong begitu saja karena terbentuk dari keratin seperti kuku. Berikut Video manusia bertanduk dari China.




Sumber : http://health.detik.com/read/2015/08/28/131156/3003797/763/mengenal-cutaneous-horn-kondisi-yang-bikin-manusia-bisa-bertanduk

Share this