Wednesday, 16 September 2015

Michael Peter Fomenko Tarzan sungguhan dari Australia, 60 tahun tinggal di hutan



Sydney - Seorang traveler yang tinggal di Australia, sengaja kabur ke alam liar untuk menjauhkan diri dari kehidupan perkotaan. Ia pun bertahan tinggal di hutan selama 60 tahun dan dijuluki sebagai tarzan.

Michael Peter Fomenko, dialah seorang pria yang dianggap sebagai tarzan sungguhan. Fomenko yang saat ini berusia 84 tahun, menghabiskan 60 tahun masa hidupnya untuk tinggal di alam liar. Kabarnya, Fumenko lama bermukim di hutan di Queensland, Australia dan sempat traveling menyusuri lautan naik kano.

Kisah pria yang dijuluki tarzan ini ramai diberitakan berbagai media seperti Courier Mail dan Daily Telegraph Australia, hingga Daily Mail Inggris. Dikumpulkan dari berbagai sumber, Selasa (15/9/2015) Fomenko rupanya bukan lahir di Australia, melainkan di Georgia.

Kabarnya, Fomenko adalah putra dari seorang Putri Rusia Elizabeth Machabelli. Karena keadaan di Georgia pada waktu itu sedang tidak aman, Fomenko dan keluarganya kabur ke Jepang pada akhir 1930-an. Tapi karena Jepang juga terlibat peperangan dengan China beberapa tahun kemudian, keluarga tersebut mengungsi ke Sydney, Australia.

Merasa terasingkan karena masalah bahasa dan statusnya sebagai pengungsi, pria itu mulai menyingkir dari kehidupan modern. Ia menyukai puisi terkenal The Odyssey dan terinspirasi untuk menyendiri seperti petapa di hutan. Ketika usianya sekitar 24 tahun, ia pun akhirnya kabur dari rumah keluarganya di Sydney untuk tinggal di hutan di Queensland.


Fomenko betah tinggal di alam liar. Ada yang mengatakan bahwa dia sangat tangguh dan bisa membunuh buaya serta babi hutan dengan tangan kosong. Pria tersebut juga dikabarkan pernah mengarungi lautan naik kano dari Queensand hingga Merauke di Indonesia.

Beberapa kali Fumenko sempat muncul ke jalanan di Queensland untuk membeli persediaan di toko. Tapi setelah itu ia tidak pulang ke rumahnya di Sydney, melainkan kembali lagi ke hutan. Kehidupannya di hutan juga tak semudah yang ia bayangkan.

Lelaki ini pernah kelaparan di hutan dan ditolong oleh suku Aborigin. Kemudian pada tahun 1964, Fomenko yang kemana-mana pakai cawat ini pernah ditangkap polisi dan ditahan karena menggelandang, serta kelakuannya tidak seperti orang normal. Lelaki tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit jiwa karena dianggap gila.

Namun setelah dibebaskan, Fomenko kembali tinggal di alam liar dan tinggal bersama suku Aborigin hingga tahun 2012. Saat itu ia ingin bertemu keluarganya di Sydney. Fomenko yang rupanya sedang sakit, memaksa diri untuk berjalan kaki dari hutan di QUeensland ke Sydney.

Sejak saat itu, warga yang tinggal di sekitar hutan di Queensland mulai khawatir karena tak pernah lagi melihat Fomenko muncul untuk berbelanja di toko. Setelah banyak orang mencarinya, akhirnya keberadaan Fomenko terlacak di semacam panti jompo yang ada di Queensland.

Rupanya ketika sakit Fomenko dirawat oleh dokter dan diantarkan ke panti jompo tersebut. Fomenko sepertinya menemukan lingkungan yang nyaman di sana. Ia sudah tidak kembali lagi ke hutan dan hidup dengan bahagia di panti jompo.



Sumber:
http://travel.detik.com/read/2015/09/15/131346/3019232/1382/tarzan-sungguhan-ada-di-australia-60-tahun-tinggal-di-hutan

Share this

0 Comment to "Michael Peter Fomenko Tarzan sungguhan dari Australia, 60 tahun tinggal di hutan"