Monday, 25 January 2016

Misteri kematian Wayan mirna "Sahabat, kopi dan sianida"

Wayan mirna

Awal tahun sekitar minggu ke dua bulan januari 2016 masyarakat dikejutkan kematian seorang wanita bernama Wayan mirna salihin (27) usai menyeruput es kopi disebuah cafe terkenal di salah satu Mall di Jakarta, pada saat kejadian Wayan mirna bersama dengan dua orang rekannya. selang beberapa menit setelah menyeruput es kopi Wayan mirna tiba-tiba kejang-kejang. Dua orang teman wayan mirna dan beberapa pegawai pun segera membawa Wayan mirna ke rumah sakit terdekat yaitu ke rumah sakit Abdi waluyo di Menteng Jakarta pusat, malang bagi Wayan mirna sesampainya dirumah sakit ternyata Wayan mirna sudah meninggal.


Meninggalnya Wayan mirna pun ahirnya sampai ke Kepolisian. Bidang kedokteran dan kesehatan (bidokkes) Polda metro jaya yang melakukan otopsi dan memeriksa sampel dari beberapa organ dalam Wayan mirna (lambung, hati dan empedu) dari dalam organ tubuh tersebut ternyata ditemukan zat yang bersifat korosif menempel di organ Wayan mirna. Dugaan sementara zat korosif yang terdapat dilambung dan beberapa organ tubuh Wayan mirna adalah zat berbahaya yaitu sianida. Dengan adanya temuan ini pihak Kepolisian pun terus mengembangkan pemeriksaannya untuk mengetahui lebih detail penyebab kematian Wayan miran, siapa yang menaruh sianida di es kopi Wayan mirna dan siapa pelakunya.

Siapa Wayan mirna?
Hebohnya pemberitaan kematian Wayan mirna yang terus-terusan disorot oleh berbagai media membuat masyarakat menjadi penasaran mengenai siapa sosok sebenarnya Wayan mirna. lalu siapakah sebenarnya Wayan mirna itu? dari beberapa sumber diketahui Wayan mirna memiliki nama lengkap Wayan mirna salihin usia 27 tahun ia diketahui memiliki sodara kembar yang dikabarkan belum lama menikah, Wayan mirna meluluskan pendidikannya disebuah Univeritas ternama di Australia yaitu di Swinburne University of Technology dan setelahnya ia bekerja sebagai Creative/Art Director di Misca Design. Wayan mirna nampaknya juga bukan orang yang biasa-biasa saja, hal ini dikarenakan ayah Wayan wirna adalah seorang pengusaha yang cukup sukses, hal ini disampaikan oleh bapak Wayan mirna  yaitu Edi darmawan salihin seusai pemeriksaan di Polda metro jaya beliau mengatakan bahwa ayahnya akan mewariskan salah satu perusahannya ke anaknya tersebut namun Wayan mirna keburu meninggal "Dia (Mirna) kerja setiap hari di salah satu perusahaan saya. Saya baru kasih salah satu, sudah kejadian kayak gini," ujar Darmawan kepada para pemburu berita yang mewawancarainya. Salah satu perusahaan ayah Wayan mirna bergerak dibidang kurir dokumen internasional dan beberapa perusahan lainnya dengan ribuan karyawan bekerja dibawah perusahannya tersebut. berdasarkan keterangan ayahnya dikatakan bahwa Wayan mirna merupakan orang yang sangat cekatan dan sangat mengutamakan keselamatannya, dia tidak mau bepergian tanpa tujuan jelas, demikian juga dengan pola makan dan minumnya. Namun tak disangka Wayan mirna meninggal setelah meminum es kopi bersama dua rekannya yang belakangan setelah diselidiki Polisi diduga es kopi yang diminumnya mengandung sianida.


Apa Sianida itu?
Sianida merupakan bahan kimia dengan bentuk kristal kubus (serbuk), granule dan tidak berwarna hingga putih, memiliki aroma seperti almond namun jika dalam keadaan kering tidak menimbulkan aroam namun ketika tercampur kedalam air akan beraroma atau berbau seperti sianida. Sianidai kelompok CN juga bisa ditemukan dalam banyak senyawa bisa dalam bentuk, padat, gas dan cair. Sianida juga terdapat dalam ketela pohon dan kacang koro, daun salam, cherry dan ubi dan juga terdapat dalam keluarga kacang-kacangan lain seperti kacang almond.

Bahan kimia jenis ini (sianida) berakibat fatal bila terhirup atau tertelan manusia, sianida akan menyerang semua jaringan hingga menyebabkan tidak terjadi pertukaran oksigen atau disebut dengan istilah hipoksia yaitu kekurangan oksigen dalam jaringan tubuh. Sianida banyak digunakan untuk insektisida dan mitisida dan sering juga digunakan untuk fumigasi selain itu banyak digunakan juga untuk mengekstrasi emas dan perak dipertambangan-pertambangan. Sianida sering disebut juga Natrium sianida (NaCN). menurut ahli jantung dari salah satu rumah sakti ternama sianida merupakan racun paling mematikan yang merusak sistem saraf sentral dan sistem saraf otak apabila masuk kedalam tubuh manusia. Sianida juga akan mudah terhirup ketika larut ke dalam air atau dibakar, sianida akan melepaskan zat yang sangat beracun yaitu hidrogen gas sianida menurut Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam situsnya menuliskan bahwa paparan sianida dalam jangka pendek bisa menyebabkan iritasi pada hidung dan selaput lendir serta konsentrasinya lebih dari 5mg/m3 tidak hanya itu kabut sianida alkali juga dapat menyebabkan luka dan pendarahan pada saluran pernafasan khusunya hidung, selain itu apabila sianida masuk ke dalam tubuh kita dalam jumlah yang banyak juga dapat menyebabkan efek sistemik demikian juga apabila pada paparan tertelan jangka pendek. Efek lain yaitu terpaparnya senyawa sianida walaupun dalam konstentrasi yang rendah dengan jangka waktu yang lama juga bisa menyebabkan dampak negatif bagi tubuh kita, diantaranya adalah penurunan selera makan, mual, pusing, badan menjadi lemah dan juga iritasi pada saluran pernafasan bagian atas, efek lebih rendah juga dapat mengakibatkan korosi pada selaput lendir lambung, aroma nafas yang tidak sedap akibat rusaknya jaringan amandel, rasa tercekik pada tenggorokan dan tenggorokan terasa seperti terbakar, erupsi noda bintik pada wajah serta efek-efek lainnya seperti, muntah, gelisah, rasa bingung yang berlebihan, perasaan gamang, denyut nadi yang berubah menjadi lebih cepat, palpitas, kekakuan pada rahang bagian bawah serta opsthotonos, laju dan kedalaman pernafasan meningkat pada awalnya setelahnya menjadi lambat dan terengah-engah. Efek lainnya yang bisa terjadi adalah menyebabkan pengeluaran urin diluar kendali serta diare dan pada tahapan kejang-kejang dapat diikuti dengan kelumpuhan, bola mata bisa menonjol keluar, bola mata menjadi tidak reaktif dan saraf optik serta retina mengalami kerusakan sampai pada kemungkinan yang mengikutinya adalah mata menjadi buta, mulut berbusa biasanya disertai dengan darah ini merupakan indikasi terjadinya edema paru. Jika kematian terjadi, biasanya dalam jangka waktu 4 jam dan dapat disebabkan karena terhentinya fungsi sistem pernafasan atau anoreksia pada jaringan. Gejala lain dapat meliputi nyeri dada, bicara tidak teratur, dan tahapan stimulasi pada susunan saraf pusat yang bersifat sementara yang disertai hypernea dan sakit kepala.

Sedangkan jika menelan senyawa sianida dalam konsentrasi amat rendah dengan jangka waktu yang lama dapat menyebabkan penurunan selera makan, sakit kepala, kelemahan, mual dan pusing. selain itu masuknya sianida ke dalam badan kita (tertelan) dalam dosis yang besar akan berakibat kehilangan kesadaran secara mendadak atau tiba-tiba, kejang dan akan mengalami kematian secara mendadak dalam jangka waktu yang sangat singkat. Sianida akan bekerja dan menyebabkan kematian antara 1 - 15 menit, begitulah ganasnya sianida dalam merusak jaringan tubuh kita.

Selain Wayan mirna juga ada beberapa kematian di dunia yang disebabkan oleh sianida, diantaranya adalah, kematian masal di Amerika selatan yang menelan korban jiwa sebanyak 918 orang. Tragedi ini terjadi karena para korban meminum Flawor aid yang sebelumnya sudah dicampur dengan sianida. Kebakaran klub malam di perm Rusia dimana plastik dan busa polystyrene yang terbakar mengeluarkan racun sianida dan menelan korban jiwa para pengunjung 156 orang tewas. Dan diantara keracunan-keracunan sianida tersebut yang paling fenomenal dan mendapat perhatian masyarakat dunia adalah pembunuhan masal yang didugan dilakukan oleh kelompok Nazi pada tahun 1942 dan membunuh sedikitnya 2000 orang dimana para korban tersebut dimasukkan ke dalam ruangan yang telah diisi gas sianida.

Semoga pihak Kepolisian bisa segera mengungkap kasus kematian Wayan mirna ini, apapun motifnya dan pelakunya dapat dihukum yang seberat-beratnya dan untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan alangkah baiknya bila kita selalu waspada dimanapun kita berada dan tidak sembarangan atau ceroboh dengan zat-zat berbahaya yang tidak kita kenal apalagi bisa menyebabkan keracunan sampai kematian.



Sumber :

Share this

0 Comment to "Misteri kematian Wayan mirna "Sahabat, kopi dan sianida""